Sunday, October 8, 2017

[Foodist] Makan Serabi Tanpa Santan di Serabine.co

Bulan Oktober ini Banjarnegara tengah musim penghujan, jadi saban sore (kurleb) hujan turun dengan derasnya. Awalnya rintik-rintik, namun lama kelamaan semakin deras seperti derasnya cintaku padamu eaaa..

Nah.. hujan -hujan gini nih, enak buat santapan makanan yang anget-anget. Kebetulan beberapa hari sebelum kejadian, gw di ajak oleh teman satu komunitas (Blogger Serayu) mau kolab sama Vinslog Banjarnegara buat hunting makanan bareng-bareng. Dan di Banjarnegara ada salah satu cafe yang belum pernah gw jamah sama sekali. Katanya baru buka bulan Agustus kemarin, tapi memang gwnya aja yang kalut gak ada waktu buat jalan-jalan. Soalnya, kekalutan hidup gw sudah mulai ke arah 70 derajat celcius, persis kayak lagi masak air.

MASAK AIRRRR! BIAR MATENG...... 

Halahhh! malah pantun yaaaaa... ໃ

Pukul 13.30 rencananya ketemuan di lokasi, tapi berhubung hujan jadi gw agak telat datengnya.

Hujan deras kemudian membasahi motorku...

Sampai lokasi, gw sedikit linglung lupa diri. "Manaaa.. lokasinya..!"
Putar putarrr kesana kemari, sampai 2 kali, ehh salah,, ehhh keblabalasan. Tanpa pandang bulu, gw pandangin tuh ruko-ruko di pinggir jalan. Deket daerah Balai Budaya, Jl. Serulingmas Banjarnegara. Nah disitu kan ada banyak ruko-ruko, gw tengok satu persatu.

Ada karaoke yang di segel, ada warung bakso, dan ada juga pepohonan yang kebasahan...

yaps
Pelan-pelan gw mengendarai Maku (motor hitam saya) untuk menjelajahi daerah situ.

Dan AHA!!
Ketemu persis setelah saya linglung, lupa diri 5 menit..
Saking girangnya, gw koprol di depan ruko sembari bahagia kayak bahagianya artis india yang tengah nyanyi di tengah hujan...

Disitu, terlihat ada sebuah ruko. Penampakan depan rukonya lumayan kurang kelihatan, soalnya papan namanya kecil. Jadi sedikit bikin linglung dan kedeng.


 
Dok. mbak May


Nama di papan namanya Serabine.co. 
Jadi, jangan sampai ketuker sama warung bakso sebelah ya..

denger-denger dari ownernya bahwa nama Serabine.co itu diambil karena memang ingin menonjolkan menu serabi dan inovasi dari resep serabi tersebut. Katanya juga cafe ini mengusung kopi Banjarnegara dan buku. 

Karena memang ini adalah Rumah Toko, jadi jangan heran jika ketika pertama kali masuk itu kayak rumah. Letak cafenya berada di atap sedangkan lantai satu untuk rumah si owner.

Kemudian gw masuk tanpa melepas alas kaki.
Dan tahu gak, setelah gw masuk dan naik ke lantai atas, view nya kece abis. Percaya deh. Anginnya juga silir-silir.
Kebetulan gw sama temen-temen kesitu pas ujan, jadi gak kerasa silir-silirnya. Kerasanya dingin .. Brrr....

Dok. Mbak May


Gw masuk ke atas dan menuju ke hall yang menghadap ke barat, awalnya gw kira sendirian, tapi pas udah sampai atap ada mbak idah ceris, mas rois, dan mas jei tengah menunggu kedatangan gw.
Dan beberapa menit kemudan, selebihnya nyusul, ada Ira, Ella, mas Imam, adeknya Ella, udah itu aja. Jadi semua berdelapan.

Ketika semua sudah kumpul, kami mulai pesan menu..

Semua sengaja memesan menu yang berbeda-beda dari yang lain, agar bisa nyobain dan bisa ngerasain betapa enyaknya serabi di serabine itu.
Sempet gw foto menunya..

Dok. Mbak May


Dok Mbak May

Rata-rata harga berkisar dari 3K s/d 15K, murah meriah yoh!
Di menu hampir ada 70 jenis varian rasa serabi (tanpa tambahan santan) dengan berbagai toping dan ternyata minumannya juga macem macem. Jadi pilihannya gak monoton itu-itu melulu. Selain itu, kita juga bisa pesen kopi kalibening yang katanya jadi jawara kopi terbaik. Wah, emejing!

Sebenarnya gw bingung mau pesen yang mana, karena semua saking enyak-enyak. Tapi, akhirnya gw pilih aja serabi dengan topping sosis, telur, dan mozarella. Kalau yang lain, entahlah, gw serahin aja semuanya kepada mereka. Hue hueeee....

Selesai pesan, kami lumayan agak menunggu lama serabinya dateng. Ya, terang saja, yang kami pesan jumlahnya ada 15 menu. Jadi, agak lama..

Sembari menunggu pesanan, gw dan temen-temen isi waktu luang dengan membaca. Tepat di tengah ruangan, sudah di sediain satu lemari penuh buku sama yang empunya cafe.
Jadi, gak mager banget lah

dok. Mbak May

Beberapa menit kemudian, akhirnya menu datang.. dan TARAAA!  Ini dia serabinya...



Dok. Mbak May

Kami-kami langsung menyerbu serabinya dengan tatapan mengerikan 0_0 W.O.W

"Let's Eat Guys!"

Gw teriak dan mulai makan sambil ambil poto-poto dari makanan pesanan kami. Soalnya tangan gw gatel kalau gak ambil poto.

Satu suap, dua suap... akhirnya habis seketika.



Sangking menikmatinya, sampai gw gak sempet action buat narsis di depan kamera. Bisa kalian bayangin?

Sudahlah, tentu kalian gak bisa bayangin soalnya belum pernah ngerasain..

Jadi, daripada berlama-lama gw critain, mending kalian langsung kepo dan cari-cari info terbaru di serabine.co

Kalian bisa cek di :
websitenya : serabine.co
Instagramnya : @serabine.co
Disitu gw kira infonya sudah paling lengkips...

Oh ya, kalian sudah bisa menyambangi serabine mulai pukul 11.00 sampai pukul 22.00. Pasti sudah bangun kan? hehe

Tambahan sedikit, karena ini cafe baru jadi ada beberapa hal yang gw kira masih kurang. Gw belum nemuin musola di cafe tersebut. Seandainya kalian berencana mau nyambangin serabine.co, siap-siap bawa alat ibadah sendiri ya. Biar enyak kalau mau sholat. 

Itu sedikit review gw tentang cafe baru di Banjarnegara yang namanya SERABINE.CO

Selamat menikmati hidangan dan suasananya ya guys!


Salam Damai

Bloggerserayu x vinslog Banjarnegara


4 comments:

  1. Asik bgt kak, uuuwwhh.. Photonya cantik2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau pake kamerannya mbak ella lebih ciamik lgi lah..

      Delete
  2. Walah, blogger serayu x vinslog jadwalnya ga pas banget, jadi ga bisa ikutan

    ReplyDelete

Gak usah ragu-ragu buat ninggalin jejak disini, karena gw rasa kita sama-sama satu nasib satu sepenanggungan sebagai manusia paling galau di dunia.. huehuee